Jasa Seorang Ibu


988280_198000067026751_1405971339_n“Seorang ibu bisa mengurus bahkan sampai 11 anak sekalipun, tapi 11 anak belum tentu bisa mengurus seorang ibu”.

Kita pasti pernah mendengar ataupun membaca kalimat seperti itu. Secara sadar ataupun tidak, kita bahkan membenarkan kalimat tersebut. Di pungkiri ataupun tidak, kalimat itu memang benar adanya.

Seorang ibu, dengan seluruh perjuangannya bisa melahirkan generasi-generasi yang sangat luar biasa. Dengan segenap cinta dan kasih sayangnya membesarkan anak-anaknya. Meski terkadang dia harus rela berkorban jiwa dan raga, namun baginya kebahagiaan anak-anaknya adalah yang terpenting.

Jika kita ulas satu persatu jasa-jasa ibu kita, tidak akan pernah ada habisnya. Bayangkan, dia rela mengorbankan jatah tidurnya di malam hari, hanya demi memberikan ASI bagi anaknya. Rela bangun lebih pagi untuk membersihkan rumah, di saat anak-anaknya terlelap tidur.

Dia tak pernah absen untuk menyiapkan sarapan untuk seluruh anggota keluarga. Mengantarkan anak-anaknya sekolah dan masih banyak lagi hal-hal lain. Bahkan mungkin di pikiran kita, semua itu tidak bisa di lakukan oleh seorang diri. Namun, Ibu adalah orang yang cermat, dia bisa melakukannya seorang diri.

Namun kita sebagai seorang anak, tak sepenuhnya menyadari hal itu. Kita terlalu sibuk dengan dunia kita sendiri. Di saat ibu tidak suka dengan apa yang kita lakukan, kita langsung beranggapan bahwa ibu tak pernah mengerti kita. Di saat ibu marah ke kita karena suatu hal, kita langsung menjudge bahwa dia gak sayang kita.

Ketahuilah, apa yang kita pikirkan kadang tak sama dengan kenyataannya. Kasih sayang ibu itu seluas samudera, bahkan lebih luas dari itu. Marahnya dia ketika kita berbuat salah adalah bentuk kasih sayangnya yang begitu dalam.  Dia tak mau melihat anaknya berada di jalan yang salah.

Penulis : Rima Rahmayanti
Biro Ekonomi Kammi Komisariat Madani
Gambar : https://fbcdn-sphotos-e-a.akamaihd.net/hphotos-ak-frc3/988280_198000067026751_1405971339_n.jpg

 

 

Dan ketahuilah juga, semarah-marahnya ibu, akan selalu terselip do’a di setiap sujudnya untuk anak-anaknya tercinta. Karena kitalah (anak-anaknya) asset paling berharga dalam hidupnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s